Pergerakan pasar sektor apartemen terus melambat akibat pandemi Covid-19. Tidak ada pasokan tambahan baru, sementara permintaan bersih tercatat lebih rendah dari kuartal sebelumnya.
Karena investor menahan keputusan mereka, dan permintaan dari pengguna akhir tetap terbatas, sebagian besar proyek mengalami pencapaian yang rendah, yang jauh dari target penjualan mereka.
Penyerapan permintaan selama triwulan tersebut sebagian besar disumbang oleh proyek-proyek di Tangerang, terutama proyek-proyek menengah-atas di kawasan BSD dan Bintaro. Proyek-proyek di Bekasi juga berkontribusi dalam penyerapan permintaan di segmen pasar menengah ke bawah.
Penerapan kebijakan social distancing membatasi aktivitas transaksi dari calon pembeli.
Berdasarkan tabel di atas, permintaan bersih pasar apartemen di Jabodetabek turun 46,3% sehingga tingkat penjualan hanya bergerak kurang dari 0,5%.
Rata-rata kenaikan harga hanya 0,2% yang didorong oleh segmen pasar menengah ke atas. Kenaikan harga tertinggi terjadi pada segmen pasar menengah di kawasan Bodebek sebesar 0,8%.