Semua sektor bisnis mengalami perlambatan akibat pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia sejak bulan Maret tahun 2020. Dampak perlambatan bisnis juga dirasakan oleh sektor properti yang terus mencatatkan penurunan transaksi penjualan sejak periode triwulan pertama tahun ini.
Kendati mengalami penurunan, sektor properti ternyata merupakan sektor yang masih mencatatkan pertumbuhan positif saat situasi perekonomian sangat berat akibat pandemi ini. Dengan industri ikutan yang sangat banyak mencapai 170-an industri, sektor properti yang positif ini merupakan angin segar untuk terus mendorong pertumbuhan perekonomian nasional.
Karena itu menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani, pemerintah menjadikan properti sebagai leading sector dengan efek berantai yang dihasilkan dari sektor ini. Pemerintah juga kembali menegaskan untuk terus memberikan berbagai stimulus dan relaksasi untuk menggairahkan sektor properti sehingga bisa terus mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Pada kuartal kedua 2020 sektor properti masih mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 2,3 persen meskipun angkanya melambat dibandingkan kuartal sebelumnya. Karena itu sektor ini merupakan sektor penting untuk berkontribusi dalam PDB karena setiap input di sektor perumahan ini berpotensi untuk menumbuhkan ekonommi di sektor lainnya seperti perdagangan, otomotif, pendidikan, dan sebagainya,” ujarnya.
Sri mulyani juga mengapresiasi setiap kegiatan yang diselenggarakan untuk menggairahkan sektor properti seperti ajang Property Fiesta Virtual Expo (PVFE) 2020 yang diselenggarakan Bank BTN, Dyandra Promosindo, Real Estat Indonesia (REI), dan Pinhome. Ajang ini diselenggarakan secara virtual hingga 1 November 2020 mendatang dengan memberikan banyak kemudahan untuk masyarakat mengakses perumahan.
Pentingnya sektor properti juga membuat Kementerian Keuangan menjadikan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menjadi mitra penting dan selalu berkoordinasi dan berupaya untuk mengeluarkan berbagai kebijakan untuk mendorong sektor ini. Hal ini karena kebijakan memberikan akses yang mudah kepada masyarakat untuk memiliki rumah juga memberikan dampak yang besar kepada perekonomian nasional.
“Saya juga memberikan apresiasi kepada semua pihak yang selalu aktif untuk membuat berbagai event seperti ajang pameran properti virtual ini. Pameran merupakan salah satu inisiatif yang baik untuk terus mendukung pertumbuhan industri properti sehingga bisa meningkatkan minat masyarakat untuk kembali melakukan pembelian berbagai produk properti yang akan berimbas pada percepatan pemulihan perekonomian nasional,” pungkas Sri.
Sumber:Rumah.com
Image: Freepik